Dongeng Arkeologi & Antropologi

Namanya saja “Dongeng”,  bisa dipercaya, silahkan juga jika tidak percaya. Tetapi, jika yang mendongengnya seseorang yang pakar dalam bidangnya, saya kira bisa dipakai sebagai bahan kajian atau pembanding. Meskipun mungkin belum bisa dipakai sebagai sebagai pustaka dalam artikel ilmiah.

Blog ini dituliskan mengingat banyaknya tulisan Ki Bayuaji (nama di dunia maya) yang kami sendiri belum tahu seperti apa Ki Bayuaji ini. Tetapi, melihat perbendahaan naskah dan analisisnya yang tajam, saya kira beliau adalah salah satu pakar sejarah yang dimiliki tanah air kita.

Tulisan-tulisan Ki Bayuaji ini disunting dari tulisan yang sudah diunggah di http://pelangisingosari.wordpress.com/dongeng-arkeologi-antropologi/. Pada blog tersebut, tulisan Ki Bayuaji hanya menempati “gandok” (istilah yang biasa digunakan di blog tersebut) di pojok yang jika tidak jeli tidak bisa melihat bahwa ada “gandok” tersebut diantara “gandok-gandok” yang lain.

Tulisan beliau cukup menarik, karena ada beberapa sisi yang belum pernah diungkap pada naskah yang lain, termasuk pada buku-buku sejarah yang digunakan dalam peljaran sejarah. Sebagian berupa analisis kritis, sebagian mungkin karena temuan-temuan baru baik dari hasil kajian orang lain yang terbaru maupun kajian beliau sendiri.

Mudah-mudahan, informasi ini dapat dipakai sebagai bahan renungan sejarah di masa yang lalu.

Lereng Gunung Kawi, Agustus 2011.